Mau Jadi Apa Aku Nanti? Tuhan Bolehah Aku Sedikit Mengeluh Dengan Keadaanku Sekarang

Mau Jadi Apa Aku Nanti? Bolehah Aku Sedikit Mengeluh Dengan Keadaanku Sekarang Tuhan
Mau jadi apa aku nanti?
Pertanyaan ini seringkali muncul waktu saya di perantauan dulu, mempunyai karir yang tidak jelas, sedangkan saat itu saya melihat banyak orang keluar masuk perusahaan besar, benar benar merasa seperti orang yang paling tidak beruntung.

Sedikit mempunyai ketrampilan disekolah dan akhirnya jadi seperti ini? saat itu saya merasa  sangat terpuruk, saya pikir lha wong wong tuane wis akeh biaya nggo nyekolahke aku aku kok malah kaya ngeneh, ya Alloh. dan sekarang pertanyaan itu kembali muncul kembali di kepalaku, entahlah tiba tiba muncul begitu saja. 

Ya setelah menyadari keadaan saat ini, hari ke hari saya merasa biasa saja dan nggak ada peningkatan sama sekali. apakah saya harus terus bertahan di dalam keadaan ini, saya benar benar mulai merasa bosan. 

Seperti memulai dari nol lagi yang pernah terjadi, ya melihat temen temen seperjuangan sudah pada mapan dan mempunyai karir yang jelas, saya masih seperti ini saja, terkadang saya iri dengan itu. masa depanku masih panjang, dan aku masih seperti ini, maafkan aku pak bu, dongakke anakmu iki cepet ulih karir sing jelas. 

Bahkan untuk melihat aku kedepan saya tidak mempunyai bayangan sedikitpun, ya mau jadi apa saya nanti? belum ada perubahan sama sekali tentang jenjang karir ini, masih seperti dulu, meksipun sudah beberapa kali mencoba untuk bangkit namun akhirnya terpukul keadaan yang tidak seperti ekspestasi. 

Bayangkan saja, jika aku akan seperti ini kedepanya, apakah taun ke taun bisa untuk menjamin masa depan saya. memang banyak pembelajaran yang saya dapatkan dari semua tempat yang pernah saya singgahi, tapi untuk materi saya rasa belum bisa menjamin untuk masa depan saya. 

Apakah saya harus mencoba kembali keluar dari zona nyaman, atau akan tetap bertahan dalam realita ini yang tak menentu, sungguh dua hal yang sangat berat untuk saya pikirkan. 

Pernah mencoba tapi selalu gagal, mencoba bertahan dengan keadaaan, tapi seperti ini ini saja. tuhan bolehkah aku sedikit mengeluh tentang diriku dan keadaan ini. 

Kumohon mudahkanlah jalanku untuk menjadi lebih baik lagi dari keadaan ini, aku sudah mencoba banyak bersyukur dari semua yang terjadi, mencoba memahami semua keadaan, namun disisi lain jika aku terus tenggelam dalam keadaan ini dan merasa puas dengan apa yang sekarang, apakah itu bisa menjamin masa depanku? bagaimana dengan tuntutan hidup sebagai orang lelaki yang wajib menafkahi perempuanya nanti? 

Hari demi hari terus berlalu, jika saya masih seperti ini saja, kuyakin tidak ada peningkatan sama sekali, kumohon berikan petunjuk dan realita terbaik untuk menyongsong masa depanku ya Alloh,  mung njenengan sing patut tak sambati, mung njenengan sing patut  tak karepno, meski hambamu ini banyak melakukan kesalahan dan sering lalai dengan perintahmu. namun bolehkah hambamu meminta untuk berikan kelancaran dan jalan terbaik untuk masa depan nanti.

Ridhoi hambamu dengan apa yang akan dilakukan, berikan hambamu kelancaran untuk apa yang direncanakan. meskipun pada akhirnya engkaulah yang menentukan keadaan terbaik untukku, tolong jadikan pribadiku lebih  baik untuk menyongsong masa depanku nanti. 

Beri aku kemudahan untuk semuanya, hilangkan rasa angkuh yang ada pada diriku, berikan kenyamanan hati yang membuatku selalu bersyukur tentang apa yang ada diriku.  semoga beberapa bulan kedepan saya bisa berubah dan mendapat sesuatu yang baru, restui aku ya Alloh.

Mudahkanlah langkahku untuk bangkit dan mencoba hal yang baru, kuharap engkau tidak hanya memberikan pelajaran, namun hasil. ease my way Allah, berikan kelancaran dengan apa yang akan aku lakukan.

Tidak banyak yang kuminta, aku hanya ingin masa depanku lebih baik, bisa membahagiakana orang orang disekitarku dan selalu dijalan lurusmu sampai akhir. aku tau bahwa dunia benar benar fana dan membutakan, tapi bolehkah aku berusaha dan meminta untuk lebih baik dari sebelumnya.

Artikel Terkait

Previous
Next Post »