Loading...

Seiring Berjalanya Waktu, Nampaknya Menulis Bukan Hanya Sekedar Hobi

Add Comment
Eka Krisdiyanto

Nama saya Eka Krisdiyanto, saya lahir dari salah satu Desa di Kabupaten Wonosobo.  Sejak kelas tiga smp SMP saya mulai menyukai kegiatan menulis. Saat itu saya mulai belajar membuat blog, walaupun hanya bermodal handphone, domain dan hosting gratisan, serta tulisan yang tidak lebih dari seratus kata per artikel.

Dari blog dan tulisan yang saya buat tanpa disangka bisa membuat saya agak populer di sekolah. Wajar saja, pada saat itu blog merupakan salah satu aktivitas yang cukup wah di sekolah saya, karena saya sendiripun masih awam dengan internet, apalagi komputer, bahkan untuk mengoperasikan komputer saat pelajaran TIK takutnya minta ampun.

Karena gagap teknologi dan ketertarikan saya di dunia blogging setelah lulus SMP saya memutuskan untuk mengambil jurusan Rekayasa Perangkat Lunak disalah satu sekolah SMK di Kabupaten Wonosobo. Bukan tanpa alasan tentunya, dengan memilih jurusan tersebut saya berharap bisa lebih memahami dunia pemrograman, terutama untuk nulis dan blogging.

Namun sangat disayangkan, jurusan yang saya ambil ternyata tidak semudah dan segampang dengan yang saya bayangkan. Karena kebanyakan materi yang di bahas dalam setiap pertemuan selalu membuat saya pusing, bagaimana tidak? materi yang disuguhkan pasti selalu berhubungan dengan script, php, sql dan lain sebagainya.

Karena hal itu, selama dua tahun bersekolah di SMK bisa dibilang bahwa saya merupakan salah satu murid yang kurang berprestasi. Dari 34 murid yang ada di kelas, saya selalu menempati urutan 25 keatas, tidak heran jika orang tua saya sering memarahi saya karena selalu mendapat rangking bawah.

Namun dengan kebodohan saya tersebut tidak menghentikan hobi dan niat saya untuk menekuni dunia blogging, tepatnya saat memasuki kelas tiga SMK saya mulai kembali menekuni kegiatan blogging dan membuat blog kembali.

Tidak berbeda jauh dengan waktu SMP dulu. Saya mulai membuat blog gratisan dan menulis artikel yang membahas seputar sekolah saya.

Yang sedikit berbeda saat itu adalah saya sudah bisa membuat tulisan lebih panjang, yaitu sekitar 300 kata per artikel, ditambah dengan sedikit ilmu pemrograman membuat blog yang saya buat mempunyai tampilan yang mendingan dari sebelumnya.

Namun yang menjadi PR bagi saya saat itu adalah blog sangat sepi pengunjung, sampai-sampai membuat saya mau putus asa. Karena saya sudah banyak meluangkan  waktu, tenaga, hingga pikiran untuk membuat blog dan menulis, namun hanya satu dua orang saja yang mengunjunginya.

Sesekali saya mulai mencari tau tentang bagaimana cara agar blog bisa mendapat banyak pengunjung. Berbagai cara saya lakukan, mulai dari browsing di internet, hingga bergabung dengan beberapa group facebook.

Saat itu saya rutin membaca artikel dan sharing di group facebook tentang bagaimana cara meningkatkan pengunjung blog. Suatu saat tanpa sengaja saya melihat postingan yang berisi tentang  seseorang yang menghasilkan uang melalui blog.

Saya masih sangat ingat, namanya mas Dian Umbara, beliau adalah seorang blogger yang berasal dari Tegal, Jawa Tengah. Melihat postingan-postingan mas Dian Umbara tentang keberhasilanya di dunia blogging, membuat semangat saya kembali membara untuk menekuni dunia blogging.

Ambisi saya pada saat itu mulai berubah, yang semula membuat blog hanya untuk kesenangan dan dibaca orang lain, seketika menjadi bagaimana bisa membuat blog yang bisa menghasilkan uang.

Sayapun tak henti untuk mencari berbagai materi yang membahas seputar blogging, dan pada saat itu laptop menjadi kekasih yang tidak bisa dipisahkan dari keseharian saya. Setiap pulang sekolah saya selalu rutin membuka laptop untuk mencari materi bagaimana meningkatkan pengunjung blog supaya bisa menghasilkan uang.

Rutinitas ini berlangsung hingga saya akan melaksanakan Ujian Nasional, sebelum akhirnya saya memutuskan fokus belajar untuk mempersiapkan Ujian Nasional. Dan alhamdullilah, dengan belajar saya bisa lulus 100%, walaupun dengan nilai yang tidak terlalu bagus.

Setelah lulus saya mulai bekerja di Bandung, suatu saat saya mengingat kembali tentang blog yang pernah saya buat saat sekolah dulu. Sayapun mencoba untuk membuka kembali blog tersebut, dan tanpa disangka, ternyata pengunjung blog yang saya kelola saat itu sudah mencapai puluhan ribu.

Namun sangat disayangkan blog tersebut belum menghasilkan uang, karena waktu itu blog belum dikaitkan dengan iklan. Melihat blog yang pernah saya buat mendapatkan banyak pengunjung membuat saya tergugah kembali untuk membuat blog dan menulis lagi.

Namun yang menjadi kendala saat itu adalah saya tidak mempunyai laptop, karena laptop yang saya punya saat SMK sudah rusak dan tidak bisa digunakan lagi.

Dua bulan bekerja Bandung, saya berusaha keras untuk mengumpulkan uang untuk membeli laptop, hingga akhirnya bulan ke tiga laptop berhasil terbeli. Tanpa menunggu lama, sayapun langsung menggunakan laptop tersebut untuk membuat blog dan menulis artikel.

Ini kali ketiga saya membuat blog, karena saat itu saya sudah ada sedikit modal, saya putuskan untuk membeli domain TLD dan memilih niche kesehatan dalam blog tersebut.

Empat bulan saya rutin update artikel seputar kesehatan, serta melakukan berbagai cara untuk memaksimalkan popularitas dimata mesin pencari, pengunjung blog sayapun naik, saat itu sekitar 1500 pengunjung per hari.

Akhirnya saya mendaftarkan blog tersebut ke Google Adsense, setelah dilakukan review selama kurang lebih satu minggu, allhamdullilah blog saya di terima oleh Google Adsense dan siap dipasang iklan.

Saya menekuni blog tersebut kurang dari enam bulan, setiap hari saya selalu menyempatkan waktu untuk menulis artikel seputar kesehatan. Sebelum akhirnya saya merasa putus asa karena blog saya kelola sudah cukup banyak pengunjung namun belum juga menghasilkan uang.  Karena alasan itu, sejenak saya putuskan untuk berhenti untuk menulis dan mengelola blog tersebut.

Satu tahun bekerja di Bandung, saya merasa kurang cocok dengan pekerjaan disana, saya putuskan untuk pulang dan mencari pekerjaan baru. Setelah dari Bandung saya di rumah sekitar dua minggu, hingga akhirnya mendapatkan pekerjaan baru di salah satu perusahaan ritel di Kebumen.

Tiga bulan saya bekerja di Perusahaan tersebut, saya mulai mengenal seorang wanita. Tingkahnya yang lugu hingga senyumannya yang manis membuat saya jatuh hati.  

Layaknya seseorang yang sedang jatuh hati, saat itu saya sangat menginginkan wanita itu, bahkan setiap malam hanya bayanganya yang hadir dalam angan, setiap lantunan do’a selalu namanya yang menjadi topik paling menarik untuk diperbincangkan dengan Tuhan, berbagai cara saya lakukan untuk mendapat perhatian darinya.

Karena dia saya mulai memperbaiki diri, mencoba memantaskan diri, berharap saya adalah seorang lelaki yang pantas untuk menemaninya kelak. Namun tidak semudah itu, berbagai cara telah saya lakukan, nampaknya belum cukup mampu untuk membuka hatinya.

Semenjak dibuat jatuh hati olehnya, berbagai kata selalu membebani hati dan pikiran saya, setiap kerja sebuah kertas kecil selalu saya bawa dalam saku untuk menulis apa yang saya rasakan. Hingga akhirnya saya berfikir, kenapa tidak saya abadikan semua yang saya rasakan dalam sebuah tulisan di sebuah blog?

Akhirnya saya kembali untuk membuat blog untuk menulis setiap kejadian dan saya rasakan, namun blog yang saya buat kali ini berbeda dengan blog yang sebelumnya. Karena blog yang saya buat adalah blog pribadi.

Awalnya saya hanya menuliskan tentang perasaan saya tentang wanita itu, hingga akhirnya saya mulai terbiasa menulis tentang setiap kejadian yang saya alami, mulai dari perasaan, perjalanan, hingga unek-unek yang membebani pikiran saya. Saat itu suka duka, perjalanan hidup saya mulai terabadikan dalam sebuah tulisan.

Seiring berjalanya waktu saya mulai merasakan dan menyadari, bahwa menulis bukan hanya berimajinasi dan merangkai kata, namun dari sebuah tulisan bisa merubah diri saya, mulai dari pola pikir, emosional, hingga kepribadian saya menjadi lebih baik.

Dari semua yang saya lalui tentunya banyak pembelajaran yang saya dapatkan, beberapa poin dibawah ini adalah apa yang saya rasakan dan saya dapatkan ketika saya menulis. Semoga bisa menjadi alasan untuk siapa saja yang membaca artikel ini supaya tertarik untuk menulis. 

Mendapat pengetahuan baru
Hal pertama yang saya rasakan ketika saya ketika saya menulis adalah saya bisa mendapat wawasan dan pengetahuan baru. Tentu saja, karena ketika saya menulis akan membuat saya lebih sering membaca.

Seperti ketika saya kehabisan ide atau membutuhkan informasi yang belum saya ketahui saat menulis artikel, saya selalu mencari informasi yang tersebut melalui internet. Kemudian saya membaca dan memahami isi dalam artikel tersebut, yang kemudian saya tulis kembali dengan gaya bahasa yang berbeda dan melalui pemahaman saya sendiri.

Dari kegiatan ini tentunya membuat saya menjadi tau, dan pengetahuan baru pasti didapatkan.

Merubah pola pikir
Ketika saya menuliskan kejadian yang saya alami, pasti saya selalu berusaha untuk membuat tulisan menarik untuk dibaca, bermakna untuk siapa saja yang membacanya, dan membuat solusi atau pemecah masalah dari kejadian yang saya alami.

Seperti yang awalnya saya menuliskan tentang rasa putus asa yang menghampiri hidup saya, kemudian saya mencoba memperindah tulisan tersebut, hingga akhirnya menemukan solusi dengan kata-kata motivasi yang muncul tanpa diduga, hingga akhirnya saya mulai menjiwai tulisan tersebut dan merubah pola pikir saya menjadi positif.

Berfikir kreatif
Tidak jauh berbeda dengan poin diatas, selain bisa merubah pola pikir, menulis juga akan mendorong saya untuk berfikir kreatif untuk menemukan ide baru. Salah satu contoh ketika saya sudah menulis panjang lebar tentang artikel tertentu dalam sebuah blog, namun belum mendapatkan pembaca.

Dari sini saya mulai berusaha memahami, apakah artikel yang saya buat tidak menarik untuk di baca? judul yang kurang menarik? atau disebabkan oleh hal lainnya.

Disini otak saya akan diajak berpikir supaya bisa memecahkan masalah tersebut, mulai dari mencari informasi, hingga menganalisa satu persatu masalah yang dihadapi, hingga akhirnya menemukan solusi dari masalah tersebut.

Memotivasi diri sendiri
Saya rasa tidak perlu mencari banyak kata-kata bijak untuk membangkitkan diri saat kita terjatuh dan hilang arah. Cukup dengan menenangkan diri dengan mendekat kepada-Nya, lalu tuliskan semua beban yang dirasakan.

Percayalah, setelah itu suasana hati dan pikiran akan menjadi lebih tenang daripada sebelumnya. Karena selain mendekat kepada-Nya, menuangkan semua beban melalui tulisan secara tidak langsung tulisan tersebut akan menjadi sugesti bagi diri sendiri untuk bangkit dari segala keterpurukan.

Kalau saya sendiri biasanya menemukan kata-kata motivasi yang tidak terduga dan tidak terpikirkan sebelumnya, dari kata-kata motivasi tersebut bisa saya gunakan untuk menyemangati diri saya sendiri.

Menghilangkan beban hati dan pikiran
Perjalanan hidup tentunya tidak luput dari berbagai masalah, dari masalah yang kita hadapi tentunya akan membebani hati dan pikiran.

Namun kita tidak bisa hanya diam dan memendam masalah tersebut dalam hati saja, karena memendamnya hanya akan membuat kita merasa terbebani. Cobalah untuk mendekat kepada-Nya, memohon supaya diberi kemudahan untuk keluar dari masalah yang dihadapi.

Lalu tuliskan semua beban yang dirasakan, biarkan jemari menulis dengan sendirinya mengikuti kata hati. Karena pada saat itu sebuah tulisan bisa menjadi media terbaik untuk melampiaskan beban hidup, dan sebagai obat penenang yang  tidak ditemukan pada obat lainya.

Lebih memahami diri sendiri
Sebuah tulisan merupakan salah satu gambaran dari isi hati seseorang. Ketika kita menulis apa yang kita rasakan, pada saat itu kita akan lebih mengerti, tentang siapa diri kita, apa yang kita inginkan, dan menentukan arah kemana kita akan melangkah.

Meningkatkan kreativitas
Ada banyak kreativitas yang bisa tingkatkan ketika kita menulis, contoh sederhana ketika saya memulai membuat artikel dan merangkai kata, saat itu juga saya harus berpikir bagaimana cara menghasilkan sebuah tulisan yang menarik, mudah dipahami orang lain, hingga berpikir supaya tulisan yang saya buat bisa dibaca oleh banyak orang.

Dengan demikian tentunya menulis akan meningkatkan kreativitas dengan sendirinya.

Berbagi pengalaman
Setiap orang pastinya melalui proses yang berbeda dalam kehidupanya, dan pengalaman merupakan salah satu hal yang selalu menarik untuk diabadikan dan dibagikan kepada siapa saja.

Dengan menulis kita bisa membagikan apa saja dari diri kita, mulai dari pengalaman yang menyenangkan hingga pengalaman yang menyedihkan. Dari pengalaman yang kita tuliskan tentunya sangat berharga sebagai pembelajaran hidup kita, disisi lain bisa menjadi pembelajan dan motivasi bagi yang membacanya.

Memotivasi orang lain
Selain untuk diri sendiri, tulisan yang kita buat tentunya bisa bermanfaat bagi orang lain. Ada kalanya tulisan tersebut menjadi media untuk motivasi, pembelajaran, serta penyemangat bagi siapa saja yang membacanya.

Mengungkapkan isi hati
Seperti cerita yang saya tuliskan diatas, dan alasan awal kenapa saya membuat blog pribadi, karena saya rasa tidak semua yang kita rasakan bisa diungkapkan secara langsung melalui kata-kata.

Ada kalanya kita harus menyimpan dalam-dalam perasaan tersebut, karena dirasa belum cukup waktu yang tepat untuk mengungkapkanya, dan pada saat itu sebuah tulisan menjadi ungkapan paling jujur dari isi hati seseorang.   

Mengenang kejadian dengan detail
Sebuah foto mungkin bisa menggambarkan suasana pada saat-saat tertentu, namun saya rasa tulisan lebih dari itu. Karena sebuah tulisan bisa menggambarkan jauh lebih detail, bahkan isi hati seseorang saat itu.

Menghasilkan uang
Kalau boleh saya bilang menghasilkan uang dari sebuah tulisan itu adalah bonus dari semua usaha dan ketekunan yang kita lakukan.

Karena dari awal saya mulai suka menulis dan membuat blog, kurang lebih saya memulai menulis sejak lima tahun lalu, dengan berbagai suasana dan blog yang berbeda, baru akhir-akhir ini saya bisa merasakan betapa nikmatnya gajian dari tulisan yang saya buat.

Namun saya yakin siapa saja yang ingin menghasilkan uang dari sebuah tulisan, asalkan mau menekuni dan terus belajar membuat karya terbaik dan bermanfaat bagi orang lain, penghasilan akan datang dengan sendirinya, dan prosesnya jauh lebih cepat dari saya.

Sekarang tidak ada alasan bagi saya untuk tidak menulis, karena saya rasa menulis itu penting, terutama untuk diri sendiri, seperti beberapa poin diatas, bahwa dengan menulis saya bisa mendapatkan pengetahuan, memotivasi diri, merubah pola pikir, hingga merubah keraguan menjadi sebuah ambisi.

Apalagi di era digital seperti sekarang, tentunya menulis bisa dikembangkan menjadi apa saja, mulai dari membuat buku, novel, website, videografi, hingga sebagai media untuk mengembangkan usaha ataupun bisnis.

Disisi lain kita akan mempunyai karya, yang suatu saat akan tetap hidup meskipun kita sudah tiada, karya kita tidak mudah terkikis oleh waktu. Seperti pesatnya perkembangan teknologi seperti saat ini, tentu saja berkat mereka yang mengabadikan ilmu dan pengetahuanya menjadi sebuah tulisan.

Karena memori manusia terbatas, ilmu dan ingatan bisa saja hilang, menulislah! karena menulis untuk keabadian.

Waktu Pasti Berlalu

Add Comment
Waktu Pasti Berlalu
Realita terkadang menyakitkan, keadaan dimana harus terjatuh oleh rasa kecewa masuk kedalam kelorong keterpurukan seakan putus asa yang selalu menghantui setiap langkah, rencana yang sudah kususun rapi seolah harus hancur dan lenyap seketika, organisasi, teman mau tidak mau harus kutinggalkan. 

Mungkin sekarang harus kurancang statemen kehidupan yang baru. ya, meskipun kusadar perlu proses yang panjang dan melelahkan namun apalah dayaku, ini keputusanya, aku sudah melakukan yang terbaik, sebisaku dan aku hanya mahluk lemah yang hanya bisa berusaha, berencana dan memohon, perihal iya atau tidaknya itu atas kehendak Nya.

Karena Tuhan yang lebih paham dan mengerti mana yang terbaik untuk hambanya, meskipun realitanya aku masih belum dapat menerima keadaan, mungkin nanti ada kebahagiaan dan jalan lain yang jauh lebih baik yang sudah di direncanakan Nya, aku menunggu saat saat itu. 

Aku rasa hanya perlu melakukan yang terbaik untuk diriku sendiri, tekuni, jalani proses kehidupan, serta iringan doaku aku yakin dapat menuntun keadaanku yang lebih baik. 

Jika skenario kehidupan tuhan yang menentukan, kenapa aku harus kecewa dan memaksakan keadaan  untuk mendapatkan yang kuinginkan, karena faktanya banyak celah dan daerah lain yang belum pernah kusinggahi, sadarlah bahwa dunia tak selebar daun kelor, masih banyak hal baru yang bisa kudapatkan nanti ketika ku meninggalkan tempat ini. 

Bukankah pengalaman merupakan guru terbaik untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas diri. aku harus mengingat kembali, apa yang membuatku berada disini, ah bukankah dulu rencanaku hanya untuk tempat pelarian semata. 

Namun sayangnya, kebersamaan teman dan orang orang terdekat yang sudah seperti keluarga menjadi titik berat yang harus kupikul saat ini, saat akan dipisahkan, sayang sekali aku sudah nyaman disini dengan mereka, mau tidak mau harus kurelakan semua itu. 

Tanpa kusadari setiap kebersamaan telah terukir oleh semesta, menjadi puing puing kenangan yang mungkin akan  kurindukan suatu saat nanti 

Untuk saat ini sepertinya aku harus ubah pola pikir, ah bahkan banyak jalan lain yang dapat kutempuh untuk kehidupan ku yang lebih baik. dan nampaknya, tak perlu menyesali keadaan. bukankah meratapi diri hanya akan menyesakkan dada dan menyayat hati, ada banyak hal yang lebih berguna dari pada menyesali keadaan ku, menyusun statement kehidupan baru misalnya. 

Hanya saja aku merasa kecewa dengan diriku sendiri, kenapa aku bisa seburuk itu dimata orang tertentu. dan yang sangat disayangkan dari mereka, mereka hanya menilai seseorang dari penampilanya, ah dasar bodoh. 

Semua orang bahkan diberikan hati untuk  menilai orang lain. bukankah hati jauh lebih bisa merasa dan lebih mengerti untuk menyimpulkan sesuatu, setidaknya kenali dan pahami. 

Tak apalah, semua orang memang mempunyai pemikiran  yang berbeda, dan mungkin ini juga salahku dari awal, tapi untuk apa juga sih menyesalinya? lebih baik belajar dari itu semua dan terus memperbaiki diri. 

Aku tau bahwa balas dendam terbaik adalah dengan merubah diri lebih baik, dan kurasa perubahan yang sesungguhnya hanya dimiliki oleh orang orang yang menyimpang. 

Maaf atas tingkahku yang mungkin kurang menyenangkan ketika bersama, candaan bodoh yang kadang masuk kehati dan menyakiti. 

Untuk mereka, maaf juga jika suatu saat aku enggan menyapa, bukannya apa, tapi hanya saja ingatanku masih cukup kuat untuk menyimpan rasa kecewa atas perlakuanmu, dan mungkin saat itu aku sudah menjadi seorang yang jauh lebih baik dari saat ini.  

Aku mengingat kembali bahwa roda waktu terus berputar, ada kalanya aku harus tertelindas oleh roda kehidupan, merasa sangat terpuruk dan kecewa. 

Tapi bagaimanapun aku harus lapang dada, ini hanya tentang waktu, semua pasti berlalu, juga keadaan ini mungkin adalah salah satu cara tuhan mendewasakanku. 

Bukankah luka yang selalu berhasil mendewasakanku selama ini

Kurasa zona nyaman hanya akan membuat orang menjadi biasa saja, perlu keadaan yang menyakitkan untuk merubah seseorang lebih baik. 

Buka lembaran baru, sesuatu yang pernah kurencanakan biarlah berlalu, mungkin itu bukan yang terbaik bagiku. atur skenario baru, bayak kesempatan yang bisa kulihat ketika ku membuka mata.   

Biarlah disini menjadi kenangan dan sekedar pernah, mungkin suatu saat nanti aku akan kembali dengan keadaan yang berbeda, dengan kepribadian yang berbeda, dan tak usah risau, aku tidak akan lupa dengan orang orang yang pernah baik padaku. 

Sebelumnya terimakasih sudah diberikan kepercayaan dan kesempatan untuk singgah dan berada disini, kurasa aku memang cukup buruk untuk berlama lama disini. 

Semua awal pasti ada akhir, demikian juga dengan pertemuan, cepat atau lambat pasti dipisahkan, meskipun berat, ini adalah fakta dan realita kehidupan yang tak disangka sangka, takdir memang selalu merahasiakanya, baik buruknya, bahkan detik berikutnya kita bahkan tidak tau sama sekali. 

Pembelajaran paling berharga yang selama ini kudapatkan adalah dari pengalaman dan kesalahan, ya mungkin aku  tidak akan seperti sekarang ini jika terus menerus berada dalam zona nyaman. 

Juga mungkin saat saat seperti ini juga cara tuhan meminta untuk mendekat kepada Nya dan lebih menghargai keadaan, selama ini aku mungkin kurang bersyukur dan selalu merasa kurang, lengah dan tanpa kusadari aku telah banyak melalaikan betapa banyak nikmat yang telah tuhan berikan kepadaku, dan betapa beruntungnya aku. 

Karena pada dasarnya tidak semua orang mendapatkanya. terlalu lama melihat keatas dan terlupa bahwa banyak yang menginginkan posisi ku.  

Tak apalah, itu semua salahku, setidaknya ada tempat untuk pulang, keluarga dan  rumah adalah tempat paling nyaman untukku kembali, masih ada senyuman mereka yang selalu memberikan semangat untukku. 

Jangan berpikir aku mati dan terbunuh disini, ini adalah awal dan salah satu bagian dari kisah hidupku, kuakui aku memang gagal disini, tapi aku belajar dari semua kegagalanku. 

Tenang saja, aku hanya gagal tentang materi, tapi untuk memperbaiki diri, pertemanan, cinta dan persaudaraan aku belajar banyak hal tentang itu.

Terimakasih untuk ceritanya, sekali lagi maafkan semua tingkah dan perkataanku yang mungkin menyakitkan, see you again, suatu saat kita akan bertemu dengan cerita dan keadaan yang berbeda.

Maafkan Orang Seburuk Aku Yang Mengharapkan Wanita Sebaik Kamu

Add Comment
Maafkan Aku, Pecundang Yang Mengharapkan Wanita Sebaik Dirimu
Kehadiranya, terima kasih Tuhan telah mengenalkanu dengan wanita itu. tanpa sepengetahuanya dia mengajari banyak tentang kehidupan, ya aku rasa aku telah berubah banyak karenanya, salah satunya adalah  aku lebih memahami tentang sebuah rasa, ya menunggu dan mengharapkan seseorang yang hatinya masih belum pasti untuk siapa.

Meskipun sekarang terlihat seperti biasa, namun percayalah tentang rasa dalam hati  masih sama seperti aku melihat pertama kali. walaupun realitanya aku hanya orang yang mungkin tak pernah dan tak akan bisa menjadi sesuatu yang berharga dimatanya.

Aku sadar diri tentang siapa diriku, bagai langit dan bumi yang, terlalu jauh berbeda, mempunyai latar belakang yang bertolak belakang, karakter hidup dan mempunyai cara pandang yang berbeda tentang kehidupan.

Ya, semua itu sangatlah berlawanan, jujur aku masih sangat penasaran tentang akhir dari semua pengharapan ini, mungkinkah tentang ambisiku ini, keyakinan hati yang selalu kupercaya bahwa dia adalah sosok yang akan menjadi dan menemaniku di kehidupanku nanti.

Benarkah  tentang firasat hati yang selalu kuyakini selama ini menjadi kisah nyata yang selalu kubayangkan.

Hidup ditemani wanita istimewa, seorang yang akan menjadi sosok ibu untuk anakku nanti, atau ini semua hanya harapan dan pembelajaran serta salah satu cara tuhan mendewasanaknku dan pada akhirnya aku harus merelakannya bersama orang yang jauh lebih baik dariku.

Aku menyadari, hanyalah seorang pecundang yang terlihat seperti berandalan, kuyakin ini adalah salah satu alasan besar yang membuatmu menjauhiku. 

Namun percayalah bahwa aku tak seburuk itu. karena salah satu prinsipku adalah "perihal semua tingkah bodohku tak kupedulikan, yang terpenting tidak ada satu orang pun yang berani merendahkan penampilanku" aku hanya ingin lebih tampil percaya diri, itu saja.

Dia sederhana, namun masih menarik, dari ini aku mulai belajar merendah diri dan belajar bahwa tak perlu melakukan banyak tindakan untuk meluluhkan hati seseorang, cukup merendah dan jadi diri sendiri itu sudah cukup bisa untuk memikat hati seseorang.

Kusadari, aku jauh dari kata layak untuk bisa mendapatkannya, dia terlalu istimewa untukku, saat aku tersadar dari semua firasat hati dan penguatan diri untuk mendapatkannya.

Aku mah apa, hanya anak desa yang sedang singgah dikotamu. seharusnya aku menyadari dari awal bahwa aku siapa, bagaimana dan dan darimana. kita sangatlah jauh berbeda, terkadang aku berfikir ketika kita dipersatukan apakah kamu akan sanggup menjalani kehidupan sepertiku. aku hanya berasal dari keluarga sederhana, hidup di sebuah desa, sanggupkah?

Atau mungkin ini hanya firasat konyolku dan keyakinan bodohku selama ini. mungkin aku memang terlalu gila untuk memimpikan bisa dengannya, entahlah bahkan sampai tidak kunjung sadar bahwa aku sudah terlalu dalam menaruh hati. 


Memantaskan diri, ah itu sudah kulakukan sejak dulu

Namun sekarang entahlah, aku hanya ingin menjadi diriku sendiri, dan tak perlu melakukan banyak tingkah atau sesuatu yang mengesankan, aku memilih jadi diriku sendiri, sepertimu. 

Maafkan aku, mungkin hadirku menjadi pengganggu dalam kehidupanmu.

Namun apakah aku salah memiliki rasa ini, bukankah aku punya hak penuh akan diriku untuk menyukaimu, ya pada dasarnya aku punya hak penuh untuk semua tentang diriku. 

Kamupun punya hak penuh atas dirimu untuk mencintai siapapun. 

Aku tahu persis bahwa sebuah perasaan tak bisa dipaksakan. jangan tanyakan tentang perasaan ini, aku bahkan tidak menginginkan dan memintanya, tuhan maha pemilik hati, dan sayangnya aku tidak bisa memilih kepada siapa hati ini akan dijatuhkan.

Sempat terlintas dalam pikiranku, bukankah cinta merupakan perasaan dari dua hati yang sama mereka saling menyukai, lalu ada apa dengan perasaan ini apakah ini yang dinamakan cinta sepihak? dan sampai kapan aku akan bertahan dengan perasaan ini.

Nampaknya selama ini aku terlalu berharap kepada seseorang, dan akhir akhir ini aku mulai faham lagi akan sebuah perasan. kurasa tak perlu terlalu banyak mengharapkan seseorang yang hatinya belum pasti, jalani semua dengan semestinya, namun satu hal yang harus kamu tau bahwa kamu adalah satu satunya wanita yang berhasil mengisi hati ini.

Aku masih mengharapkanmu, selalu menyemogakan kamu dalam setiap harapanku, dalam setiap doa hati kecilku terus mengingat namamu, namamu bahkan terlalu sulit untuk sekedar hilang dalam satu detik ingatanku.

Mencintaimu dalam diam, dan mengharapkanmu dalam doa. aku selalu menanti keajaiban tentang rasa dan pengharapanku ini, semoga saja suatu saat kamu akan mengerti. sekarang biarlah aku dalam kesendirian, aku nyaman dengan posisi ini, aku masih cukup banyak teman untuk mewarnai kehidupanku.

Sekarang belum saatnya untuk kita terlalu terbelit dalam dengan masalah hati. ada yang lebih penting yaitu, menyusun dan menjalani proses mimpi, ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk memperjuangkan masa depan yang lebih baik.

Ya, masa depan kita jauh lebih penting untuk kita perjuangkan, daripada memikirkan masalah hati. 


Aku percaya waktu bisa mengubah semuanya, termasuk perasaanmu

Maaf aku bukan pengemis cinta yang harus memohon untukmu mencintaiku, jika memang tuhan mentakdirkan kita bisa bersama dan bisa dipersatukan aku percaya selalu ada waktu untuk kita dipersatukan.

Mungkin ini menjadi salah satu alasan kenapa tuhan belum juga membuat kamu mengerti. aku benar benar memahaminya, aku tak perlu sakit hati akan hal itu, dan aku tak akan pernah menyalahkan takdir kenapa aku jatuh cinta padamu.

Berjuang bersama dengan cara dan jalan masing masing mungkin itu lebih baik, tunggu aku dipuncak, kamu tak perlu susah payah untuk berjuang bersamaku hingga ke atas, perjuangkan dirimu saja. mari sama sama berjuang untuk diri sendiri. 

Maaf aku terlalu bodoh tentang perasaan, juga maaf jika namamu selalu kusimpan dan kuingat, dan lagi lagi aku harus terus mengharapkanmu dalam doa, sekarang biarkan semua berjalan dengan semestinya.

Cinta, Tentang Harapan Yang Tak Kunjung Bertepi

1 Comment
Cinta, Tentang Pengharapan Yang Tak Kunjung Bertepi
Cinta
Kenapa dan bagaimana rasa itu bisa tumbuh aku sama sekali tidak mengerti, takdir tuhan kenapa kita dipertemukan dan tentang rasa ini kenapa bisa ada aku benar benar tidak bisa memahami, apa yang tuhan rencanakan tentang akhir kisah perasaan ini, etahlah, rasa ini sampai saat ini selalu ada.

Sebuah rasa yang kala itu datang tanpa alasan sampai saat ini masih tersimpan dengan baik dalam hati.

Perasaan yang terus mekar ini seakan tak bisa kucerna dengan logika, datang tanpa alasan, begitu hebat dan besarnya tuhan memberikan rasa kagum dan ingin memiliki ini, aku selalu berharap suatu saat nanti aku dan kamu bisa dipersatukan.

Sebelumnya terimakasih, terimakasih telah memberikan sebuah senyuman kebahagiaan, senyuman yang datang secara tiba tiba ketika aku mengingat wajah manismu itu.

Ketika aku mengingat dan memikirkan tentangmu, aku tersenyum bodoh seperti orang idiot

Kamu wanita yang menjadi hayalan terbaik dalam setiap anganku, imajinasi terindah pada setiap apa yang aku tuliskan, dalam setiap panjatan doa yang kulantunkan dan kusampaikan pada tuhan selalu kuselipkan namamu, begitu besar rasa yang aku miliki. begitu indahnya tuhan menciptakan kamu, wanita yang sampai kini aku kagumi.

Cantik, kuakui kamu memang cantik, namun aku rasa bukan itu alasan aku ingin memilikimu, aku bahkan tidak paham sama sekali alasan kenapa aku menyukaimu.

Andai kamu juga mengerti bahwa cinta tidak butuh alasan. datang tanpa diharapkan, dan tumbuh tanpa disangka, apakah hatimu masih sebeku itu?

Terkadang aku berfikir kenapa harus kamu dan sekarang? apalah dayaku hanyalah seorang biasa tidak punya apapun untuk dibanggakan, dan ku rasa tidak ada sedikitpun yang menarik dariku, hanya seorang yang mempunyai banyak kekurangan.

Kenapa harus sekarang kita dipertemukan, saat aku masih dibawah dan dalam proses pencarian diri, kenapa tidak esok saja ketika aku sudah menemukan jati diri dan benar benar menjadi seorang yang mengerti tentang kehidupan.

Sesekali terlintas dalam benakku, kenapa harus wanita sesempurna kamu yang ingin aku miliki, begitu banyak wanita diluar sana yang bahkan aku bisa saja memilikinya.

Namun karena itu, kamu yang menjadi satu satunya alasan yang selalu menguatkanku dalam penantian dan perdamaian kesendirian ini.

Perihal rasa ini, terkadang logikaku memaksa untuk pergi dan menyerah saja, namun apalah daya hati  dan perasaan ini yang terus meyakinkan bahwa kamu yang terbaik.

Tentangmu, aku rasa kamu sedang menantikan seseorang yang benar benar kamu inginkan, atau mempunyai masa lalu yang sampai kini masih belum dapat dilupakan,  seorang istimewa yang masih sangat kamu harapkan, atau luka hati masa lalumu yang membuat kamu belum ingin menerima orang lain mengisi hatimu.

Kuharap kamu segera menyadari bahwa kamu sudah tidak di sana lagi, sesekali lihatlah orang yang bena benar ingin memilikimu, seseorang yang tulus mencintaimu, bahkan seorang tersebut rela berbuat banyak untuk memantaskan diri denganmu.

Harapku juga kamu bisa sedikit membuka hatimu, lupakan dia yang tak pedulikanmu lagi, ada sosok yang selalu menantikan kamu mengerti tentang hati dan perasaan ini.

Masih ingatkah tentang hal hal kecil tak penting yang pernah aku lakukan, kamu tau? semua itu hanya ingin kamu sadar bahwa aku ada di kehidupanmu.

Andai kamu mengerti ketika bingungnya hati menentukan dan meyakinkan perasaan bahwa kamu adalah cinta, saat kamu mengabaikan diri dan menghancurkan harapanku.

Perihal kamu yang berhasil membuatku jatuh cinta, terkadang aku harus benci tentang perasaan ini, namun dalam membencimu kenapa selalu ada seribu alasan yang membuatku kembali meyakinkan bahwa kamu adalah yang terbaik dan akan menjadi milikku nanti.

Saat aku bersikap seolah olah tak mempunyai rasa apapun, itu benar benar menyasat batinku

Aku tau banyak yang menginginkanmu, namun biarlah aku bertahan dalam ketidakpastian dan pengharapan ini, tak peduli dengan keinginan yang selalu menyiksa dan membayangi jiwaku, kehawartiran tentang rasa yang tak kunjung terbalaskan kuhiraukan menyakiti batinku, biarlah semua tak bisa dicerna dengan logika, aku akan terus berjuang, aku serahkan semua pada sang pemilik hati, biar takdir tuhan yang menentukan pada akhirnya.

Tak banyak yang bisa aku lakukan sekarang, aku lebih memilih diam dan maaf jika aku jarang memberikan senyuman itu lagi, maaf jika aku tidak seperti dulu lagi yang ingin selalu terlihat baik dan sempurna di matamu.

Karena saat ini aku lebih memilih untuk menjadi diriku sendiri dan tak lagi berpura pura baik atau apapun agar terlihat menarik di matamu.

Kamu adalah harapan besar yang belum bisa terkikis oleh waktu, sebuah keyakinan dan mimpi besarku bisa bersanding  dengan seorang yang terlalu sempurna.

Akankah semua hayalan dan harapan yang selalu  ada dalam benakku itu terjadi

Namun jika kamu bukan seorang yang kelak akan menemaniku, aku harap tuhan segera menghilangkan rasa ini, menghapus segala harapan yang tak kunjung berujung ini, dan semoga saja aku tak membencimu ketika aku mengatakan cinta namun kamu tidak.

Aku benar benar mengerti bahwa cinta tak bisa sepihak, butuh dua hati yang benar benar ada untuk sebuah rasa cinta. 

Kamu, terimakasih telah memberikan rasa tentang bagaimana indahnya jatuh cinta dan harapan. sungguh aku menikmati semua itu, sekarang aku perbaiki saja diriku, jujur aku belajar banyak darimu tentang bagaimana menjadi seorang yang lebih baik dan berharga lagi.

Selalu dan tetap kamu alasanku untuk selalu memperbaiki diri

Teruslah menjadi dirimu sendiri, perjuangkan masa depanmu yang sudah kamu rencanakan, tetaplah seperti ini, menjadi seorang yang selalu menarik dan rendah hati, aku menyukai itu.

Tentang rasa dan keinginanku ini, biarlah waktu yang menentukan pada akhirnya, jika memang tuhan berkehendak dan meridhoi, aku yakin kita bisa dipersatukan, meskipun entah itu kapan dan mungkin butuh proses yang tidak biasa serta usaha yang melelahkan.

Jika tidak, aku pasti akan menerimanya, karena memang jika itu kehendaknya, apalah dayaku yang bisa berusaha dan memohon. mungkin kamu bukan yang terbaik untukku nanti dan ada seorang istimewa lain yang belum dapat ku mengerti saat ini.

Namun jujur sampai detik ini aku masih mengharap dan menginginkanmu, tentang rasa yang tumbuh tanpa alasan ini, tuhan terimakasih telah menghadirkan sosok istimewa seperti wanita itu di kehidupanku, terimakasih telah membuatku merasa setinggi ini, dia alasanku selalu bahagia, menjadikanku seorang yang lebih mengerti tentang kehidupan, cinta dan harapan.

Kelak jika memang wanita itu yang akan menemaniku, aku akan selalu bersyukur dengan anugrah itu, aku akan menjaganya dan membuatnya bahagia dengan kesederhanaanku.

Aku rasa sekarang kamu sudah paham rasa ini, walaupun seolah tak mengerti

Namun tak apa lah, mengetahui nama dan mengenalku saja itu sudah cukup membuatku bahagia dan kurasa rasa ini akan selalu ada sampai kamu terikat janji suci dengan orang lain.

Biarlah, aku bahkan tak pernah peduli tentang  rasa yang belum terbalaskan ini, satu yaitu rasa cinta yang sampai kini terus meyakinkan dan memperkuat penantian ini.

Hatiku masih terlalu egois untuk menerima semua orang yang bahkan lebih dari kamu.

Aku tidak peduli sama sekali tentang semua ucapan orang lain tentangmu, aku selalu meyakini bahwa kamu seorang yang baik, benar benar baik di mataku.

Kuhiraukan semua kekurangan yang ada pada dirimu, akan kuterima semua itu dengan setulus hati, bagiku, kamu masih terlihat sempurna di mataku.

Kamu wanita yang berhasil membuatku jatuh cinta berkali kali, ya, bahkan ketika aku melihatmu saja itu sudah membuatku jatuh cinta, lagi dan lagi.

Kala itu, ketika kita bertemu aku bahkan tak mampu untuk menahan rasa kagumku, seolah mati rasa dan rasa humorisku menjadi sebuah hal yang mustahil jika ku lontarkan semua padamu.

Walaupun kini aku sudah terbiasa ketika bertemu denganmu, namun percayalah, rasaku masih sama seperti dulu.

Aku rasa tak perlu untuk memupuk benih benih cinta dalam hati, karena cinta akan terus tumbuh dengan sendirinya, dan kurasa rasa ini akan berakhir ketika aku dan kamu sudah tak mungkin lagi menjadi kita.

Satu kata yang selalu terlintas di kepalaku ketika mengingatmu, kata sederhana yang terlalu berat untuk diucapkan dan terlalu membebaniku selama ini "aku menyukaimu" jika suatu saat aku mengatakan tentang semua rasa yang telah lama terpendam ini, dan kamu memilih untuk tidak, mungkin saat itu aku tidak akan merasa sedih atau kecewa, karena aku hanya ingin mengungkapkan saja semua beban yang menumpuk hati selama ini.

Perihal iya atau tidaknya itu pilihan hati kamu, aku hanya ingin sekedar kamu tau apa yang kurasa.

Jika kamu tidak, setelah itu mungkin aku tidak perlu menghawatirkan lagi semua tentangmu, ketidakpastian dan mengharapkan, semua beban tentang menjaga hati kurasa tidak perlu ku lakukan lagi.

Karena seketika itu aku akan menjadi seorang yang lebih baik dan lebih mengerti tentang sebuah perasaan, hati, dan cinta, yang pasti aku pasti sudah lebih baik dari sebelumnya.

Jika iya, seperti yang sudah aku tuliskan tadi, bahwa aku hanya manusia biasa dengan kesederhanaan dan keterbatasan, akan ku buat kamu bahagia dengan kesederhanaanku, keterbatasanku, aku akan menjagamu dengan segenap hati dan ragaku, akan kupastikan kamu baik  baik saja ketika denganku.

Karena kuyakin, takaran kebahagiaan tidak hanya diukur dengan materi saja, kebahagiaan sederhana yang bisa diciptakan dari hal hal kecil yang dianggap sepele mungkin lebih berharga, kebersamaan, saling mengerti, menerima dan melengkapi satu sama lain aku rasa itu kunci dari kebahagiaan sebenarnya.

Bolehkah aku sedikit berhayal ketika nanti aku dan kamu menjadi kita, ketika kita benar benar dipersatukan, mempunyai keluarga kecil, hidup bersama, melewati hari yang melelahkan bersama, ketika pagi hari  menghabiskan sedikit waktu untuk duduk bersama, ketika secangkir kopiku bersanding dengan segelas teh manismu, saat aku dapat dengan leluarsanya melihat senyummu, bercanda tawa dengan buah hati yang akan kita banggakan nanti, saat kamu benar benar menjadi milikku.

aku selalu memimpikan itu

Namun sekarang biarlah aku dan kamu menjalani kehidupan masing masing, teruslah perjuangkan diri kamu untuk masa depan, aku juga, aku akan memperjuangkan masa depanku dengan cara yang berbeda.

Teruslah menjadi penyemangat dari setiap mimpi mimpiku, masih dan selalu kamu yang menjadi motivasi terbesarku untuk memperbaiki diri. dan ku rasa kamu tak perlu mengetahui tentang hal ini, tak perlu tau juga bahwa kamu adalah ambisi dari setiap apa yang ku lakukan.

Kamu wanita yang benar benar merubah banyak tentang kehidupan ini, ya meskipun kamu tidak menyadari akan hal itu.

Sekarang maafkan aku yang mungkin akan bersikap biasa saja ketika bertemu, namun percayalah saat itu aku menahan rasa kagum dan sebuah senyuman yang hanya bisa kuutaran dalam hati.

Karena bagiku, melihatmu saja sudah membuatku bahagia

Andai aku bisa sedekat ketika kamu bersama dengan temanmu, jujur aku sangat menginginkan hal itu, terkadang aku harus iri dengan orang sekitarmu yang bisa setiap saat melihatmu, bercanda denganmu dan dengan mudahnya mereka melihat wajah manismu itu.

Jika tuhan  memberikan kesempatan untuk lebih mendekatkanku denganmu, pasti aku akan terus tersenyum bahagia, dan mungkin saat itu aku akan menjadi seorang yang benar benar beruntung.

Sebelumnya maafkan orang seburuk aku yang menaruh rasa ke wanita sebaik kamu, sungguh aku tak mengerti tentang rasa ini, namun terimakasih tuhan, aku menyukai ini.

Suatu saat pasti kukatakan semua ini, bahwa aku menyukaimu, aku menginginkamu, aku selalu bermimpi aku dan kamu bisa menjadi kita.