Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Menciptakan Karakter Anak


Usia 0 sampai 6 tahun  merupakan masa krusial bagi anak, dimana karakter akan terbentuk secara pesat mulai dari fisik, mental dan spiritualnya. pada usia ini anak akan mudah sekali menyerap dan menirukan apa saja yang ada sekitarnya, terutama lingkungan dari keluarga serta orang tua sebagai seorang paling dekat dengan anak.

Karena itu memberikan contoh kepada anak dengan kepribadian yang baik dan positif perlu dilakukan untuk menciptakan karakter yang baik juga, terlebih untuk anak dalam usia keemasan ini, karena masa masa ini merupakan usia yang sangat informatif dan tanggap, dimana anak akan cepat sekali dalam menyerap dan memahami apa yang dilihat, dirasakan dan didengarkanya.

Sebagai orang tua tentunya harus bisa memberikan contoh dan bimbingan yang baik untuk menciptakan pribadi putra putrinya yang baik pula, karena pengetahuan dan bimbingan pada masa masa ini yang akan menjadi pondasi dan titik emas untuk membentuk karakteristik anak.

Ada pepatah yang mengatakan bahwa buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohonya, memang itu benar yaitu karakteristik atau tingkah laku anak tidak berbeda jauh dengan orang tuanya, namun perlu diketahui juga bahwa anak merupajan titipan yang suci dari Tuhan YME, dia terlahir layaknya sebuah kertas putih yang masih kosong, tergantung kita mau memberikan gambaran dan warna apa untuk kehidupanya nanti, tak peduli darimana dia berasal dan dari siapa dia dilahirkan, namun yang jelas karakteristik anak bisa dibentuk dengan bimbingan yang baik dan faktor lingkungan positif terutama dari orang orang terdekatnya yaitu keluarga.

Dengan bimbingan yang positif dan dilakukan secara konsisten akan meciptakan karakter yang baik dan menjadi landasan kuat untuk kehidupan anak kedepanya.

Berbagai cara dibawah ini bisa di terapkan untuk mendidik anak supaya menjadi pribadi yang baik dan sebagai bekal untuk kesiapan kehidupanya mendatang.

Berikan teladan yang baik


Seperti pepatah diatas bahwa buah yang jatuh tidak akan jauh dari pohonya dengan kata lain karakter anak tidak jauh berbeda dengan orang tuanya, dengan kata lain memberikan contoh yang baik untuk anak merupakan kunci utama untuk menciptakan karakter anak yang berkualitas.

Hal ini bisa dilakukan dalam kehidupan sehari hari, mulai dari tutur kata yang baik, menjaga tingkah laku dan dengan contoh sikap positif lainya, hal ini sangat penting, karena anak pada usia ini sangat rentan untuk menirukan apa yang ada disekitarnya.

Sebagai orang tua usahakan untuk memberi contoh dengan perbuatan, bukan hanya dengan kata kata, karena anak akan lebih mudah memahami dan menirukan apa yang orang lain lakukan daripada yang diucapkannya.

Tunjukan kasih sayang


Kasih sayang dari orang tua untuk anak sangat berpengaruh untuk tumbuh kembang anak, apalagi pada usianya yang masih dini, kasih sayang orang tua sebagai dorongan untuk perkembangan psikologis dan mental yang positif untuk anak.

Menunjukkan rasa sayang kepada anak bisa dilakukan dengan hal hal yang sederhana, seperti meluangkan waktu untuk menemani anak belajar, memberikan ciuman hangat ketika anak akan tidur atau memberikan kejutan kecil dengan membuatkan makanan favoritnya.

Beberapa kegiatan diatas memang terlihat sepele, namun itu sudah cukup untuk menunjukkan kasih rasa sayang dari orang tua kepada anaknya.

Karena menunjukkan rasa sayang tidak harus dengan menuruti semua permintaan yang diinginkan oleh anak, namun menunjukkan rasa sayang bisa dilakukan dengan hal hal yang sederhana seperti beberapa kegiatan diatas misalnya.

Tanamkan pondasi Agama


Pengetahuan tentang Agama juga penting untuk dibekalkan kepada anak sejak dini, apalagi di era modern seperti sekarang, seperti yang kita tau bahwa banyak anak yang terjerumus dengan hal  halyang berbau negatif  karena kurangnya pengetahuan tentang Agama.

Dengan pondasi Agama yang kuat akan membuat anak tidak mudah terpengaruh oleh hal hal yang negatif dari lingkunganya meskipun dia berada dilingkungan tersebut, juga dengan pendidikan Agama ahlak dan moral anak akan dibentuk dengan baik.

Sebagai orang tua bisa mengajarinya di rumah tentang dasar - dasar Agama kemudian bisa dilanjutkan dengan memasrahkan kepada seseorang yang lebih mengetahui tentang Agama, dalam hal ini orang tua bisa memasukkan anak kedalam sekolah Agama.

Jadilah pendengar yang baik


Terkadang sebagai orang tua tidak mau mendengarkan apa yang ingin disampailkan oleh anaknya, mereka lebih memilih untuk banyak melakukan pembicaraan dibandingkan mendengarkan.

Padahal menjadi pendengar yang baik dan memahami apa yang ingin sampaikan oleh anak. Hal ini untuk mengetahui apa yang ingin disampaikan oleh anak atau yang menjadi keluh kesahnya, karena itu orang tua bisa memberi pengetahuan serta solusi untuk menghadapi dan menyelesaikan masalanya tersebut.

Dengan didengarkan pembicaraanya anak juga akan merasa dihargai, seperti yang kita tau bahwa  semua orang tidak suka diabaikan pembicaraanya begitupun anak pada usia ini, selain itu anak juga akan merasa lebih akrab dan dekat dengan orang tuanya, efek baik yang bisa timbulkan adalah anak akan lebih terbuka kepada orang tuanya dan dia akan lebih mudah untuk bersosialisasi dengan orang lain.

Pahami lingkunganya


Lingkungan dan pergaulan sangat berpengaruh untuk pembentukan karakter anak pada usia ini, untuk itu memilih lingkungan yang baik dan positif sangat perlu dilakukan supaya anak tidak terbawa oleh temanya akibat lingkungan yang negatif.
Anak yang tumbuh dilingkungan yang positif akan mempunyai pribadi yang positif juga

Ajarkan juga tentang sosialisai


Manusia adalah mahluk sosial yang tidak pernah lepas dari orang lain, untuk itu mengajarkan pentingnya sosialisasi sejak dini pada anak merupakan salah satu bekal untuk anak kedepanya supaya anak bisa menyesuaikan dengan lingkungannya.

Mengajarkan sosialisasi sejak dini akan berdampak baik untuk tumbuh kembang anak dengan lingkunganya, terutama ketika anak memasuki pendidikan jenjang selanjutnya. Selain itu mengajarkan sosisalisasi sejak dini juga bisa membentuk kepribadian yang tanggap dan mudah bergaul dengan orang lain.

Sebagai orang tua tentunya bisa memberikan teladan tentang bagaimana cara berperilaku, bersikap dan cara bersosialisasi dengan orang lain supaya anak bisa mencontoh apa yang dilakukan oleh orang tuanya.

Orang tua bisa mengajarkan cara bersosialisasi kepada anak dengan hal hal yang sederhana, seperti mengajaknya keluar rumah untuk bertemu orang lain, hal ini bertujuan supaya anak terbiasa betemu dan berbicara dengan orang lain, disana  kita bisa  menunjukan keramahan kepada orang lain atau teman sebayanya.

Kemudian kita bisa mengenalkan dan membiarkan anak untuk bermain dengan teman sebayanya, namun tetaplah penting untuk selalu  mendampinginya, karena bimbingan orang tua tetap diperlukan untuk memberitahukan apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.

Biarkan Anak bereksplorasi dan dukung minatnya


Memberi kebebasan pada anak untuk menekuni minatnya juga perlu dilakukan, hal ini bertujuan untuk mengetahui apa potensi yang dimiliki oleh anak.

Ketika orang tua sudah mengetahui minat dan bakat yang dimiliki oleh anak tentunya orang tua akan lebih tepat dalam memilihkan pendidikan akademis yang lebih spesifik berdasarkan potensi yang dimiliki oleh anak, hal ini sangat berguna untuk keberhasilan dan kesuksesan anak kedepanya.

Tingkatkan kretivitas Anak


Setelah mengetahui apa minat anak bisa dilanjutkan dengan meningkatkan kreativitasnya supaya anak lebih paham, mengerti, dan menjelajah lebih jauh dengan apa yang diminatinya.

Mengasah bakatnya sejak dini sebagai pondasi mendasar untuk menyongsong cita cita anak kedepan, mau jadi apa nanti, kesuskesan itu dirangkai dari sekarang.

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kreativitas anak salah satunya adalah dengan  membiarkanya bereksplorasi dengan kegiatan yang disukainya.

Dalam hal ini orang tua tentunya tidak boleh memberikan larangan ataupun mengekang anak ketika melakukan sesuatu, biarkan mereka berpikir dan melakukan kegiatanya sendiri, hal ini bertujuan untuk memperluas daya imajinasi dan pengetahuanya.

Ketika Anak melakukan kesalahan jangan memarahinya, tapi tegur dengan halus dan berikan solusi


Mendidik anak tentunya tidak semudah membalikan telapak tangan, ada kalanya anak bandel dan melakukan kesalahan, dari hal tersebut terkadang orang tua tidak sabar dan meluapkan amarahnya dengan membentak dan memarahinya.

Padahal membentak dan memarahi anak akan berefek buruk dalam jangka panjang, seperti menyebabkan anak menjadi minder, tidak percaya diri, takut mencoba hal baru, mudah marah, menjadi pribadi yang tertutup, egois dan agresif.

Ketika anak melakukan kesalahan usahakan jangan membentak, memarahi ataupun menyalahkannya, namun cara terbaik ketika anak melakukan kesalahan adalah memberi arahan dengan halus dan memberi pemahaman tentang mana yang baik dan mana yang buruk.

Berikan pengalaman baru untuk hal ini, misal anak kita suka menyoret nyoret atau menggambar sesuatu di tembok, jangan terbawa emosi lalu memarahinya, namun kita bisa memberikan fasilitas untuk mengembangkan kreaktivitas anak seperti membelikanya kertas gambar dan kuas, kemudian suruh anak untuk menggambar di kertas tersebut.

Beri anak dukungan


Kesuksesan anak tidak luput dari dukungan orang tuanya, untuk itu peran serta orang tua sangat berpengaruh untuk keberhasilan anaknya.

Dukung minat atau hobi anak, jangan pernah mengatakan tidak untuk apa yang dilakukan. Percayakan sepenuhnya dengan apa yang dia lakukan dan berhenti terlalu khawatir, karena khawatiran yang berlebihan malah akan menyebabkan anak tidak bisa mengetahui dan mendalami potensi yang dimilikinya.

Biarkan dia berekplorasi dengan dunianya, bebaskan langkahnya dan beri dia dukungan dengan cara mendampingi dan mengarahkanya.

Kenali cara gaya belajar Anak


Setiap orang berbeda beda dalam memahami sesuatu, untuk itu mengetahui gaya belajar anak sangatlah penting bagi orang tua supaya anak lebih cepat dalam menyerap materi ketika belajar, dalam hal ini ada tiga tipe anak dalam mamahami materi yaitu melalui visual, auditory dan kinestetik.

Visual
Yang pertama adalah dengan visualnya, dimana tipe ini akan lebih mudah dalam memahami jika disuguhkan materi melalui visualnya seperti foto, gambar atau video.

Jika dirasa anak kita mempunyai tipe belajar ini kita bisa memberikan media pendukung yang menarik seperti  tulisan yang terdapat gambar kartun kesukaanya.

Audiotori
Jika tipe yang pertama melalui visualnya berbeda dengan tipe yang kedua yaitu audiotori, anak tipe ini lebih suka untuk memahami sesuatu yang dipelajari lewat pendengaranya. dalam hal ini kita memfokuskan anak pada suasana yang tenang supaya dia dapat menyerap meteri pembelajaran secara maksimal.

Kinestetik
Terakhir adalah kinestetik, tipe ini berbeda jauh dari cara menyerap materi yang disuguhkanya, tipe anak kinestetik lebih menyukai untuk mencari tau sendiri tentang apa yang dipelajari, dengan kata lain anak ini akan sangat sulit untuk berdiam diri saja ditempat, dia lebih suka untuk praktek atau melakukan tindakan.

Jika dirasa anak kamu memiliki tipe  belajar yang ini kamu bisa menyediakan fasilitas berupa benda, misalkan ketika anak belajar tentang angka, kita bisa membelikan angka dalam bentuk benda, berikan benda tersebut pada anak dan biarkan dia memainkanya, dalam hal ini kita bisa bermain tebak tebakan bersama anak, dengan ini anak tipe kinestetik akan lebih cepat memahami apa yang diajarkanya.

Tanamkan rasa tanggung jawab


Tidak kalah penting juga seperti beberapa poin diatas, mengajari anak untuk bertanggung jawab juga sangat diperlukan bagi orang tua, karena tanggung jawab itu sangat dibutuhkan untuk masa depan anak supaya bisa dipercaya oleh orang lain.

Banyak hal sederhana yang bisa dilakukan untuk mengajari anak tentang bagaimana cara bertangung jawab, seperti menyuruh anak untuk membereskan mainan ketempat semula, menyuruhnya untuk membuang bungkus jajan setelah dia selesai makan, atau membersihkan kotoran yang disebabkanya.

Kegiatan kecil seperti ini memanglah terlihat sepele, namun efek positif yang dihasilkan sangatlah berpengaruh ketika dewasa nanti. Ini menjadi bekal untuk anak ketika dewasa nanti tentang bagaimana menjadi manusia yang mempunyai rasa tanggung jawab dengan apa yang telah dilakukanya.

Dengan mengajarkan rasa tanggung jawab juga akan menghindarkan anak dari menyuguhkan masalah pada orang lain dan bersikap semaunya sendiri


Sabar dalam mengajari Anak


Semua tentunya butuh kesabaran dan ketelatenan untuk  mendapatkan hasil yang maksimal, seperti halnya mendidik anak, terkadang anak mungkin susah untuk diajarkan, namun perayalah bahwa usaha tidak akan pernah menghianati hasil. Tetap semangat untuk menjadikan anak menjadi pribadi yang baik.


Percayakan bimbingan Anak ke Apple Tree Pre-School BSD

Apple Tree Pre-School BSD merupakan sekolah pendidikan anak usia dini yang memungkinkan untuk membekali anak belajar sesuai dengan potensi dan minat anak, Apple Tree Pre-School BSD  sudah berdiri sejak tahun 2000 berkomitmen untuk meningkatkan kepercayaan dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh setiap anak untuk anak bisa mandiri.

Menggunakan Bahasa Mandarin dan Inggris dalam mengajar kelas serta mengadopsi kurikulum dari Singapura yang terdiri dari beberapa bidang, yaitu: 

Inggris, matematika, cina, kreativitas, penelitian sosial, ilmu, bahasa, moral, musik, pendidikan jasmani dan fonics.

Dengan lingkungan yang positif serta dukungan guru yang siap mengabdi memungkinkan sekolah ini menjadikan anak didiknya mempunyai pondasi  jiwa  yang terpelajar, tumbuh kembang  yang baik, kemampuan bersosial dan kecerdasan emosi.

Murid akan dibimbing dengan cara menyenangkan dengan dukungan kelas indoor dan autdoor yang membuatnya tidak akan cepat bosan, guru yang mengajar juga profesional dengan perhatian penuh kepada muridnya. 

Kelas pra-sekolah ini terdapat 5 tingkatan sesuai dengan kebutuhan berdasarkan potensi yang dimimili anak yaitu untuk usia 1,5 tahun sampai dengan 6 tahun.


 



Gallery kegiatan di Apple Tree Pre-School BSD


Kegiatan sehari hari













Permainan Air & Aktivitas Luar Ruangan













Seni musik












Program Pengayaan









Acara Sekolah














Karyawisata











Alamat Sekolah

Lantai 3 & 7 Gedung EduCenter
Kav. Sekolah Internasional Komersial II No.8
BSD City, Lengkong Kulon, Pagedangan,
Tangerang, Banten 15322

Telephone: (021) 3001 0831
WhatsApp: 0888 1800 900

Image source:  pixabay.com & appletreebsd.com 

#appletreebsd

Artikel Terkait

Previous
Next Post »